Do’a

November 19, 2008 at 2:58 am | In Puisi | Leave a Comment
Tags: , ,

DO’A

(kepada pemeluk teguh)

by Chairil Anwar

Tuhanku
di dalam termangu
aku masih menyebut nama-Mu

Biar susah sungguh
menyebut-Mu penuh seluruh

Cahya-Mu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku
aku mengembara ke negeri asing

Tuhanku
di pintu-Mu aku mengetuk
aku tak bisa berpaling

Aku

November 19, 2008 at 2:54 am | In Puisi | Leave a Comment
Tags: , ,

oleh : Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Maret 1943

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.